You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Munculnya Penjualan Ayam Tiren, Bentuk Kecerobohan Sudin KPKP
photo Nurito - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaktim Nilai Sudin KPKP Ceroboh

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana menilai, munculnya kasus penjualan ayam tiren (mati kemarin -red) karena kecerobohan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (Sudin KPKP).

Kalau pengawasannya ketat, tidak mungkin kasus seperti ini terjadi

Dikatakan Bambang, kasus ini tak akan muncul jika pengawasan dari unit terkait di Sudin KPKP dilakukan secara intens. Selain itu, lanjut Bambang, lemahnya pengawasan RT dan RW serta kelurahan juga memicu timbulkan kasus tersebut.

"Adanya kasus penjualan ayam tiren ini terjadi karena kecerobohan Sudin KPKP. Kalau pengawasannya ketat, tidak mungkin kasus seperti ini terjadi hingga delapan bulan," ujar Bambang, Senin (14/12).

Ratusan Unggas Dirazia di Taman Sari

Bambang meminta pada para pengurus RT, RW, lurah, camat dan unit terkait agar meningkatkan pengawasan dan koordinasinya di wilayahnya masing-masing.

"Pengurus RT dan RW harus segera melaporkan ke kelurahan atau kecamatan setempat jika menemukan permasalahan di wilayahnya," ucap Bambang.

Bambang menambahkan, akan memanggil Kasudin KPKP Jakarta Timur untuk dimintai keterangan tentang munculnya kasus penjualan ayam tiren ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6911 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3600 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati